You're watching:

Musik Kurung-kurung

Musik Kurung-kurung 186 Views
Favorite

Masyarakat di Desa Ranggang Kec.Takisung masih mempertahankan kesenian Kurung-kurung. Kesenian ini diyakini sudah berumur ratusan tahun, dan filosofi musik kurung-kurung adalah awalnya untuk membuat lubang dikebun untuk ditanami bibit pohon. Itu makanya cara memainkan musik kurung-kurung ini dengan cara di hentakkan ketanah layaknya membuat lubang untuk ditanami bibit pohon. Dalam memainkan musik kurung-kurung terdiri dari 5 sampai 6 orang, bahkan ada pemain cadangan. Musik kurung-kurung sendiri dibuat dari batang pohon bambu yang dipilih lurus. Butuh waktu 1 bulan untuk merampungkan 1 alat musik kurung-kurung, karena selain diperlukan keahlian khusus namun juga insting untuk menyelaraskan suara yang dihasilkan agar tidak terdengar sumbang. Kesenian ini sekarang bisa digunakan pada acara pemerintahan, utamanya untuk menyambut tamu yang datang. Kurung-kurung dari Desa Ranggang ini bahkan sudah sering tampil mengisi acara pada lomba kesenian baik ditingkat lokal maupun provinsi. Generasi pemain kurung-kurung memang masih kaum tua, mereka berharap regenerasi pemain kurung-kurung ini juga diminati oleh generasi kaum muda desa setempat. Kepala Desa Ranggang, Ismail bahkan berobsesi untuk melestarikan kesenian kurung-kurung, dengan cara merekrut generasi muda di desanya, dengan harapan kesenian ini jangan sampai hilang ditelan zaman.

Tags: mempertahankan kesenian

Share This Video: